Sunday, November 26, 2017

Miniatur Semesta


Ia adalah angin yang menyejukkan,
cahaya matahari yang menghangatkan,
air yang menghanyutkan,
laut yang menenggelamkan
dan,
bulan yang sendirian

Buatku,
ialah miniatur semesta
Sekalipun,
ia tidak pernah mengerti
sebesar itulah arti hadirnya
dalam hidup seseorang
dan seseorang itu adalah aku

ia tidak bisa digenggam,
ia tak mau digenggam
ia terus berlari, mencari pembenaran
ia terus berlari, kabur dari penerimaan

istirahatlah, sayang
aku tahu engkau lelah
terimalah, sayang
bersamanya engkau lemah

Tidak kah kamu memahami
yang engkau butuhkan adalah sandaran,
bukan pemandangan?




Surakarta, 
7 November 2014






1 comment: